Kesembilan desainer lokal yang membuat busana daur ulang itu adalah Didiet Maulana, Stella Risa, Rinda Salmun, Wilsen Willim, Yosep Sinudarsono, Reves Studio, M by Mischa, Tangan x One Fine Sky, dan It's Aloe. Desainer-desainer tersebut memodifikasi dan mendaur ulang baju-baju bekas dari merek-merek high end yang disediakan oleh Huntstreet. Namun tidak semua bahan yang ditemukan pada model Fairphone ramah lingkungan. Fairphone 5 berisi 40 bahan berbeda, namun hanya 14 bahan (yang merupakan 42% dari total berat ponsel) yang bersumber Karina Soegarda menjelaskan kalau merek internasional ini memiliki kolaborasi dengan I:CO, yang bekerja untuk mendaur ulang busana bekas untuk menjadi bahan baru. "Semua baju-baju bekas yang dikumpulkan dikirim ke mereka (I:CO) dan disana dipilih-pilih untuk dibuat menjadi garment. Selimut menjadi salah satu produk perlengkapan rumah tangga yang juga bisa dibuat dari bahan kaos bekas. Untuk membuat selimut model ini cukup siapkan beberapa buah kaos bekas yang sudah tidak dipakai lagi (bisa 20 kaos atau lebih), gunting kain, kertas, kapur jahit dan mesin jahit. Kain Bekas Kain bekas juga merupakan sumber daya yang tak terbatas dalam mendesain baju dari barang bekas. Kain bekas dapat berasal dari pakaian yang sudah tidak terpakai, selimut yang rusak, atau bahkan kain yang ditemukan di toko-toko barang bekas. Ol7Dw.

model baju dari bahan bekas